Sabtu, 20 Februari 2010

galileo galilei

Galileo Galilei (lahir di Pisa,
Toscana, 15 Februari
1564 – meninggal di Arcetri,
Toscana, 8 Januari 1642 pada umur
77 tahun) adalah seorang astronom,
filsuf, dan fisikawan Italia yang
memiliki peran besar dalam revolusi
ilmiah.
Sumbangannya dalam keilmuan
antara lain adalah penyempurnaan
teleskop, berbagai observasi
astronomi, dan hukum gerak
pertama dan kedua (dinamika).
Selain itu, Galileo juga dikenal
sebagai seorang pendukung
Copernicus mengenai peredaran
bumi mengelilingi matahari.
Akibat pandangannya yang disebut
terakhir itu ia dianggap merusak
iman dan diajukan ke pengadilan
gereja Italia tanggal 22 Juni 1633.
Pemikirannya tentang matahari
sebagai pusat tata surya
bertentangan dengan ajaran
Aristoteles maupun keyakinan
gereja bahwa bumi adalah pusat
alam semesta. Ia dihukum dengan
pengucilan (tahanan rumah) sampai
meninggalnya. Baru pada tahun
1992 Paus Yohanes Paulus II
menyatakan secara resmi bahwa
keputusan penghukuman itu adalah
salah, dan dalam pidato 21
Desember 2008 Paus Benediktus
XVI menyatakan bahwa Gereja
Katolik Roma merehabilitasi
namanya sebagai ilmuwan.[2]
Menurut Stephen Hawking, Galileo
dapat dianggap sebagai
penyumbang terbesar bagi dunia
sains modern. Ia juga sering
disebut-sebut sebagai "bapak
astronomi modern", "bapak fisika
modern", dan "bapak sains". Hasil
usahanya bisa dikatakan sebagai
terobosan besar dari Aristoteles.
Konfliknya dengan Gereja Katolik
Roma (Peristiwa Galileo) adalah
sebuah contoh awal konflik antara
otoritas agama dengan kebebasan
berpikir (terutama dalam sains) pada
masyarakat Barat.
Daftar isi [sembunyikan]
1 Biografi
2 Astronomi
3 Rujukan
4 Lihat pula
Biografi
Galileo Galilei dilahirkan di Pisa,
Tuscany pada tanggal 15 Februari
1564 sebagai anak pertama dari
Vincenzo Galilei, seorang
matematikawan dan musisi asal
Florence, dan Giulia Ammannati. Ia
sudah dididik sejak masa kecil.
Kemudian, ia belajar di Universitas
Pisa namun terhenti karena masalah
keuangan. Untungnya, ia ditawari
jabatan di sana pada tahun 1589
untuk mengajar matematika. Setelah
itu, ia pindah ke Universitas Padua
untuk mengajar geometri,
mekanika, dan astronomi sampai
tahun 1610. Pada masa-masa itu, ia
sudah mendalami sains dan
membuat berbagai penemuan.
Pada tahun 1612, Galileo pergi ke
Roma dan bergabung dengan
Accademia dei Lincei untuk
mengamati bintik matahari. Di tahun
itu juga, muncul penolakan terhadap
teori Nicolaus Copernicus|
Copernicus, teori yang didukung
oleh Galileo. Pada tahun 1614, dari
Santa Maria Novella, Tommaso
Caccini mengecam pendapat Galileo
tentang pergerakan bumi,
memberikan anggapan bahwa teori
itu sesat dan berbahaya. Galileo
sendiri pergi ke Roma untuk
mempertahankan dirinya. Pada
tahun 1616, Kardinal Roberto
Bellarmino menyerahkan
pemberitahuan yang melarangnya
mendukung maupun mengajarkan
teori Copernicus.
Galileo menulis Saggiatore di tahun
1622, yang kemudian diterbitkan
pada 1623. Pada tahun 1624, ia
mengembangkan salah satu
mikroskop awal. Pada tahun 1630, ia
kembali ke Roma untuk membuat
izin mencetak buku Dialogo sopra i
due massimi sistemi del mondo
yang kemudian diterbitkan di
Florence pada 1632. Namun, di
tahun itu pula, Gereja Katolik
menjatuhkan vonis bahwa Galileo
harus ditahan di Siena.
Di bulan Desember 1633, ia
diperbolehkan pensiun ke vilanya di
Arcetri. Buku terakhirnya, Discorsi e
dimostrazioni matematiche, intorno
à due nuove scienze diterbitkan di
Leiden pada 1638. Di saat itu, Galileo
hampir buta total. Pada tanggal 8
Januari 1642, Galileo wafat di Arcetri
saat ditemani oleh Vincenzo Viviani,
salah seorang muridnya.
Astronomi
Tidak seperti yang dipercaya
sebagian orang, Galileo tidak
menciptakan teleskop tapi ia telah
menyempurnakan alat tersebut. Ia
menjadi orang pertama yang
memakainya untuk mengamati
langit, dan untuk beberapa waktu, ia
adalah satu dari sedikit orang yang
bisa membuat teleskop sebagus itu.
Awalnya, ia membuat teleskop
hanya berdasarkan deskripsi tentang
alat yang dibuat di Belanda pada
1608. Ia membuat sebuah teleskop
dengan perbesaran 3x dan
kemudian membuat model-model
baru yang bisa mencapai 32x. Pada
25 Agustus 1609, ia
mendemonstrasikan teleskop pada
pembuat hukum dari Venesia. Selain
itu, hasil kerjanya juga
membuahkan hasil lain karena ada
pedagang-pedagang yang
memanfaatkan teleskopnya untuk
keperluan pelayaran. Pengamatan
astronominya pertama kali
diterbitkan di bulan Maret 1610,
berjudul Sidereus Nuncius.
Galileo menemukan tiga satelit alami
Jupiter -Io, Europa, dan Callisto-
pada 7 Januari 1610. Empat malam
kemudian, ia menemukan
Ganymede. Ia juga menemukan
bahwa bulan-bulan tersebut muncul
dan menghilang, gejala yang ia
perkirakan berasal dari pergerakan
benda-benda tersebut terhadap
Jupiter, sehingga ia menyimpulkan
bahwa keempat benda tersebut
mengorbit planet.
Galileo adalah salah satu orang
Eropa pertama yang mengamati
bintik matahari, diperkirakan
Astronomi astronom Tionghoa
sudah mengamatinya sejak lama.
Selain itu, Galileo juga adalah orang
pertama yang melaporkan adanya
gunung dan lembah di bulan,
kesimpulan yang diambil melihat
dari pola bayangan yang ada di
permukaan. Ia kemudian memberi
kesimpulan bahwa bulan itu "kasar
dan tidak rata, seperti permukaan
bumi sendiri", tidak seperti
anggapan Aristoteles yang
menyatakan bulan adalah bola
sempurna.
Galileo juga mengamati planet
Neptunus pada 1612 namun ia tidak
menyadarinya sebagai planet. Pada
buku catatannya, Neptunus tercatat
hanya sebagai sebuah bintang yang
redup.

Tidak ada komentar: